Kamis, 01 Oktober 2015

menjaga kewanitaan dengan daun sirih



                                Menjaga Kewanitaan  dengan Daun Sirih



Hasil gambar untuk gambar daun sirih


Inilah yang harus diperhatikan setiap wanita. Daerah kewanitaan lebih rentan berbau tidak sedap, terasa gatal, dan mudah terserang penyakit. Itu disebabkan kurangnya kesadaran untuk menjaga  kebersihan dan merawat kewanitaan. Kewanitaan sering kali mengalami infeksi bakteri atau jamur, oleh karena itu setiap wanita wajib untuk menjaganya. Jagalah kebersihan daerah vital dengan cara mencucinya setiap hari terutama setelah buang air kecil. Hindari pakaian dalam yang terbuat dari sintetis karena mudah basah dan membutuhkan waktu lama untuk kering. Selama menstruasi gantilah pembalut setelah 3 sampai 4 jam atau jika sudah penuh. Hindari memakai celana yang ketat, karena membuat kulit sulit bernafas sehingga daerah kewanitaan menjadi sangat lembab. Dan ketika daerah kewanitaan menjadi tidak stabil akan menyebabkan keputihan. Keputihan menjadi salah satu daerah kewanitaan yang paling sering oleh setiap wanita.
 Keputihan memiliki berbagai warna yaitu :
1.       Warna bening mengidentifikasikan bahwa tubuh berada dalam kondisi normal. Biasanya ini terjadi apabila seseorang akan mengalami haid.
2.       Warna kuning kecoklatan atau hijau ini adalah tanda bahwa organ intim anda memiliki sebuah penyakit. Bilaa keputihan telah berubah warna itu tidak mendapatkan perawatan lebih lanjut maka kewanitaan anda akan mengeluarkan darah dan nanah. Munculnya keputihan yang berupa penyakit dalam organ intim wanita memiliki gejala gatal pada daerah kewanitaan. Rasa gatal ini tidak akan hilang walaupun sudah dicuci dengan sabun kewanitaan
Aku punya cara yang alami untuk merawat daerah vital anda dengan daun sirih. Caranya:
1.       Cuci daun siriih lalu rebuslah sampai mendidih.
2.       Tunggu sampai dingiin dan gunakan untuk mencuci daerah vital anda.

Ingatlah bahwa daerah kewanitaan memerlukan perawatan yang penting.

Sumber : blog.evaucher.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar